Transformasi Mo dari seorang pengikut menjadi seseorang yang mulai memahami nilai dirinya sendiri adalah inti dari cerita ini.

Di balik tawa itu, Rafi menyadari ada sisi lain Dylan: keraguan yang ditutupi dengan aksi. Malam-malam ketika Dylan tak muncul, Rafi mencari-cari alasannya. Sekali, Dylan tertangkap oleh polisi karena ikut tawuran; Rafi kaget, tapi tetap membela. “Itu cuma kesalahan,” katanya pada dirinya sendiri. Ia mulai menempel lebih erat pada Dylan, takut kehilangan identitas baru yang sedang dibangun.

(Griffin Gluck), seorang remaja berusia 16 tahun yang tumbuh di pinggiran kota. Sejak kecil, Mo mengidolakan